I’m just tired and nothing more

16 October 2006, posted in personal, 2 Comments

Hari ini capek sekali. Di kantor aku sempat ngantuk di depan komputer. Hampir saja jidatku nubruk layar komputer tak berdosa ini.

Padahal sel saraf udah digenjot dengan kopi dua gelas. Tapi ngga mau on juga. Sel bandel itu kok justru mbayangin tidur di kasur empuk, bersih, buka baju, lalu ngguling-ngguling kayak kucing saking nyamannya.

Hayah.

Ini kan namanya insubordinasi. Aku sebagai bos udah kirim perintah ke neuron untuk stay on. Sampai tak sogok kopi dua gelas. Tapi dia kok mbandel. Ngga mau nurut. Bukannya segera on kok malah ngguling-ngguling dalam khayalan.

Nggapleki.

Marai aku misuh-misuh.

Kontradiksi.

Lha ada neuron ga mau ikut perintah bos itu kan kontradiksi. Sekaligus pembangkangan. Sebab sebagai human, aku ngga bisa menoleransi gejala federalisme dari organ-organ tubuhku.

Semuanya harus manut, satu komando, sami’na wa ato’na. Biar aku dikate despot go to hell. :mrgreen:

(more…)

Some things are not to share

07 October 2006, posted in sophie, 0 Comments »

Aku lagi makan di warung (sebelum puasa) ketika wanita itu datang. She’s got a child with her. Ibu penjual warung yang tampak sudah mengenalnya, menyambut. Mereka berdua lalu ngobrol, mengacuhkan diriku yang lagi makan dan dan hanya berjarak dua meter darinya (hingga aku bisa mendengar).

Dari ngobrol basa-basi soal pekerjaan, perbincangan mereka akhirnya melebar. Sesekali si wanita-dengan-anak itu bicara dengan suara keras.

“Saya bilang sama dia, kalau memang lu serius, ngapain masih dengerin omongan keluarga?”

“Iya, yang namanya rumah tangga itu, kalau masih dicampurin keluarga, ngga akan pernah bener,” timpal ibu penjual warung.

Hek!

Command center di otakku seketika mengirim implus alarm begitu kata “rumah tangga” dan “keluarga” terdengar. These two women are now talking about marriage.

(more…)