I’m just tired and nothing more

16 October 2006, posted in personal,

Hari ini capek sekali. Di kantor aku sempat ngantuk di depan komputer. Hampir saja jidatku nubruk layar komputer tak berdosa ini.

Padahal sel saraf udah digenjot dengan kopi dua gelas. Tapi ngga mau on juga. Sel bandel itu kok justru mbayangin tidur di kasur empuk, bersih, buka baju, lalu ngguling-ngguling kayak kucing saking nyamannya.

Hayah.

Ini kan namanya insubordinasi. Aku sebagai bos udah kirim perintah ke neuron untuk stay on. Sampai tak sogok kopi dua gelas. Tapi dia kok mbandel. Ngga mau nurut. Bukannya segera on kok malah ngguling-ngguling dalam khayalan.

Nggapleki.

Marai aku misuh-misuh.

Kontradiksi.

Lha ada neuron ga mau ikut perintah bos itu kan kontradiksi. Sekaligus pembangkangan. Sebab sebagai human, aku ngga bisa menoleransi gejala federalisme dari organ-organ tubuhku.

Semuanya harus manut, satu komando, sami’na wa ato’na. Biar aku dikate despot go to hell. :mrgreen:

Tapi setelah dipikir-pikir, aku memutuskan untuk open-mind. Siapa tahu neuron yang ngeselin ini tidak sedang menggalang pemberontakan. Bisa jadi dia sekadar menyalurkan aspirasi yang tersumbat.

“Hoi bos, gue capek nih disuruh on terus!”
“Gue demand waktu istirahat!”

Trying to be a wise ruler, aku dengerin curhat si neuron sambil manggut-manggut. Okay, keluhan ditampung. Tapi keputusan tetap ada di tanganku! Ga boleh protes! Protes mbayar!

Penasehat keamanan dalam negeri kasih masukan berharga. Katanya, kalau si neuron ini diabaikan aspirasinya, bisa-bisa kabupaten lain seperti mata ikut ngambek. Gawat kalau dia udah ngambek. Bisa-bisa bos –alias diriku– mendadak merem.

Thus, mempertimbangan unsur national security, kupikir ga apa-apalah kali ini diriku mengalah. Toh despotismeku ngga berkurang derajatnya. Kalau si neuron mulai bertingkah lagi, ntar kuterapkan pemerintahan tangan besi dengan memberi asupan gambar porno ke mata.

Mata pasti langsung on dikasih asupan kayak itu. Terus bawah perut mendukung. Dikeroyok dua kabupaten sekaligus, si neuron mau ngga mau pasti on juga. Divide et empera. Pecah belah dan jajahlah.

Huahahaha.. pemikiran jenius. Diriku memang cerdas.

Okay neuron, saat ini kutampung aspirasimu. Ayo pulang ke kos, tidur. But don’t forget who’s the boss. You macem-macem, tak hajar dengan klip Asia Carrera.

“Ora bos, ora wani macem-macem.”

Aku manggut-manggut, puas, bisa tetap mempertahankan derajatku sebagai despot.

“En you jangan lupa kalau ane bukannya mengalah, tapi karena lagi pingin berbesar hati. You remember that!”

“Ora, matur nuwun, bos,” kata neuron sambil munduk-munduk.

So, akhirnya bos, neuron, mata, dan kabupaten-kabupaten lain di sekitarnya bareng-bareng pulang ke kos. Istirahat. Tidur. Kasihan layar komputer ora salah dijeduki terus.

:mrgreen:

[semua kata-kata porno di posting ini bersifat fiksional dan tidak sungguh-sungguh diniatkan oleh si bos yang sebenarnya, insyaallah, baik hati.]

2 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://basf.blogsome.com/2006/10/16/im-just-tired-and-nothing-more/trackback/

  1. dua hari lalu aku kasih komentar di tulisan ini. tapi kok nggak muncul. okey, kutulis lagi.

    rame juga kalo tiap unsur dalam tubuh manusia saling memberontak. gimana ya kalo akhirnya sibos yang kalah. bukan oleh bagian tubuh yang lain, tapi oleh setan.

    alkisah, setiap ajakan yang tidak baik itu datangnya dari setan. saat itu terjadi perang antara akal yang menjadi pertimbangan baik-buruk, hati yang menyuarakan kebaikan, dan setan yang sedang membisikan kejahatan.

    apa barangkali setan itu juga ada dalam diri manusia, seperti bagian2 tubuh lain?

    btw, kok tulisannya campur aduk, english-indo, kayak teen&chick yang ngepop itu lo.

    mumpung masih bulan syawal, kalo ada tutur dan tindakanku yang salah, mohon dimaafkan.

    Comment by udin — 06 November 2006 @ 11:50

  2. mudah2an si bos menang terus. sepanjang hati dan akal sehat bersatu, insyaallah setan bisa dikalahkan.

    apakah setan ada dalam diri manusia? hmm.. i guess that’s not hard to answer. since u’re a human too, you can start investigating yourself. hehehe..

    soal tulisan campur aduk, as i said before, aku justru tidak tahu kalau itu gaya teen&chick since i don’t read such type of books. i simply write with the the style i feel most comfortable.

    btw, comment di blog ini secara default disetting un-moderated. seharusnya komentarmu langsung muncul. blogsome might had a server problem.

    sama-sama. selamat idul fitri juga. mohon maaf lahir batin.

    Comment by basf — 06 November 2006 @ 16:08

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>