Ibu meninggal
03 April 2007, posted in personal,
7 Comments
Ibu meninggal. Di ranjang kamar rumah kami, jasadnya terbaring kaku. Mulutnya setengah membuka. Matanya terpejam.
Aneh… aku tidak menangis. Tidak saat itu. Tidak pada momen sesaat setelah dia meninggal. Hatiku diam. Aku justru mendekat. Memegang jarinya, mencium keningnya. Mengucap selamat tinggal.
Aku keluar rumah. Di luar gelap, masih waktu subuh. Orang-orang yang berjamaah subuh di musholla sepertinya belum bubar. Aku berdiri di jalan dekat rumah tanpa bicara apa pun. Aku cuma ingin sendiri.
Kuambil sebatang rokok dari saku jaketku. Lalu aku mulai merokok…
